Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) sukses menggelar program sosialisasi "DAGUSIBU" (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat dengan benar. Kegiatan yang menyasar kalangan ibu rumah tangga ini dilaksanakan secara bertahap pada hari Rabu (15/7/2026) dan Jumat (17/7/2026) bertempat di Desa Beji, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara.
Program ini diinisiasi karena ibu rumah tangga merupakan sosok sentral yang paling sering menyimpan dan menyediakan stok obat untuk keluarga di rumah. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan edukasi yang mendalam agar para ibu tidak salah dalam mengelola obat, mulai dari cara membelinya hingga cara memusnahkannya, demi mencegah bahaya kesehatan dan penyalahgunaan obat kedaluwarsa.
Rangkaian acara berlangsung interaktif dan terstruktur. Mahasiswa KKN Unsoed terlebih dahulu membagikan brosur edukatif kepada seluruh peserta yang hadir sebagai panduan visual. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi inti mengenai empat pilar utama DAGUSIBU:
Tidak hanya menyampaikan teori, mahasiswa KKN Unsoed juga mengajak para ibu rumah tangga untuk melakukan praktik langsung cara membuang obat yang aman bagi lingkungan dan tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Dalam sesi praktik ini, para peserta diajarkan dua metode pembuangan berdasarkan jenis obatnya:
Melalui program sosialisasi dan praktik DAGUSIBU ini, diharapkan para ibu rumah tangga di Desa Beji dapat menjadi agen kesehatan di keluarga masing-masing. Kesadaran ini penting untuk mewujudkan lingkungan Desa Beji yang lebih sehat, cerdas obat, dan aman dari limbah medis rumah tangga.