Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) mengadakan kegiatan pelatihan Ecoprint bagi anak-anak di Desa Beji, Kecamatan Banjarmangu, Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mengenalkan pemanfaatan bahan-bahan alami yang ada di lingkungan sekitar. Ecoprint adalah teknik menghias dan memberi pola pada kain atau bahan lain menggunakan bahan-bahan alami, seperti daun dan bunga. Proses ini mengandalkan kontak langsung antara pigmen tumbuhan dengan media kain melalui teknik pukul (pounding) atau kukus (steaming), sehingga menghasilkan motif organik yang unik, otentik, dan ramah lingkungan.
Kegiatan Ecoprint yang dilakukan yaitu pembuatan taplak meja dari kain putih. Pelatihan diikuti oleh Anak-anak kelas 4 SD Negeri Beji pada hari Selasa (21/7) dan Anak-anak kelas 4 dan 5 MI Cokroaminoto Beji pada hari Rabu (22/7) dengan penuh antusias. Mereka diajarkan cara membuat motif pada kain menggunakan daun dan bunga yang mudah ditemukan di sekitar desa seperti daun singkong, daun pepaya, bunga mawar dan lain sebagainya.
Selama proses pembuatan Ecoprint, anak-anak tampak bersemangat memilih daun dan bunga dengan berbagai bentuk serta warna. Teknik yang digunakan dalam membuat Ecoprint yaitu teknik Pukul atau (Pounding) dengan setiap anak membawa palu atau batu untuk membuat Ecoprint. Hasil karya mereka kemudian dicetak pada kain menggunakan teknik sederhana yaitu daun atau bunga yang akan dibuat Ecoprint diletakkan diatas kain putih, setelah itu ditutup dengan plastik, dan dipukul secara perlahan menggunakan palu atau batu agar hasil yang dihasilkan memiliki motif yang unik dan menarik. Dalam membuat Ecoprint tidak diperkenankan untuk memukul dengan keras, karena dikhawatirkan bentuk yang dihasilkan tidak jelas, berubah bentuk, dan memudar tidak sesuai dengan rangka daun atau bunga. Selain menjadi pengalaman baru bagi anak-anak, kegiatan ini juga melatih ketelitian, kesabaran, dan kemampuan berkreasi.
Melalui kegiatan Ecoprint ini, mahasiswa KKN Unsoed tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang kreatif, tetapi juga mengajak generasi muda mengenal potensi alam di sekitar mereka. Diharapkan keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk terus berinovasi dan mencintai lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.